Thursday, April 05, 2007
A Visit to A Nursing Home
Iyak, seperti rencana, sukses juga ngunjungi nursing home-nya. Ceritanya? Tunggu dulu... satu-satu dong.

Marleen sudah confirm ke daku kalo hari minggu jam 10:30 am aku sudah harus keluar dari gereja terus ke tempat Sunday School yang bersebelahan dengan gereja. Oke, semua beres, keluar jam 10:30 am ditengah-tengah khotbah? Gag takut karena pastor kami pasti sudah tao tujuan kami mau ke nursing home bersama-sama anak Sunday School. Tentu saja Marleen cs sudah melatih anak-anak nyanyi dan minta orang tuanya tanda tangan persetujuan buat bawa anaknya ke nursing home. Aturannya memang harus ada tanda tangan dari ortu si anak.

Namun hari itu ternyata pendetanya pendeta tamu, yaitu Leonardo Djisamsuri. Okeh gag apa-apa koq, pasti si pendeta maklum. Eh ternyata, si pendeta topiknya hari itu tentang "Kekecewaan". Gayanya lucu dan dia pintar membuka pikiran kita-kita bagaimana perasaan orang yang dikecewakan dan apa yang Yesus katakan tentang kekecewaan terutama soal kecewa dengan Tuhan.

Selagi asik-asik dengerin tiba-tiba aku lihat Marleen menyelinap keluar, ya amplop, ternyata sudah jam 10:40 am. Jadi aku buru-buru masukin kertas-kertas dan ambil tas siap-siap keluar sambil berdoa semoga pendetanya gag mikir kalo gue kecewa dengan khotbahnya :p

Setelah latihan nyanyi dan doa, anak-anak pun diberangkatkan naik mobil ke Nursing Home sementara yang sudah besar-besar jalan kaki bersama-sama kami. Setiba disana ternyata para susternya sudah siapin beberapa orang yang masih sehat di dalam ruangan dan mulailah anak-anak berbaris dan menyanyi. Di tengah-tengah acara nyanyi, anak-anak dibagiin cross dari ice cream stick yang bertulisan "Jesus Loves You" buat dikasikan ke para orang tua disitu. Ada anak yang umurnya sekitar 6 taon tapi takut-takut sama orang asing apalagi sama nenek yang dia kasih yang tangannya bergoyang terus karena Parkinson. Otomatis aku pegang tangan si anak dan ajak omong, ajarin si anak sapa si nenek sambil tanganku menggenggam tangan si nenek. Setelah itu aku lepas di anak untuk balik ke kelompoknya lalu aku bicara sama si nenek, tanyain namanya dan aku tawarin mau di hug gag. si nenek langsung iyain dan majuin badannya ke depan lalu aku hugs dia.

Setelah beberapa nyanyian lagu lagi dan selesai, kita yang dewasa bagiin wool sock dan berbicara lagi ke mereka semua. Setelah selesai dan say goodbye, kita pergi visiting kamar-kamar buat yang sakit dan gag bisa keluar kamar, lalu kita kasi cross dan socks. Biasanya satu kamar diisi dua orang. Ada satu kamar yang nyaris aku lewati tapi ketelitian mataku *deuhh* menangkap something yang gag beres. Ada dua cross dan dua pasang socks di meja seorang nenek sedangkan meja nenek disamping kiri dia engga ada satupun cross dan sock. Otomatis aku hampirin kamar itu karena aku pikir ada yang salah taro dan tarocross dan sock di meja nenek di kiri.

Ternyata nenek yang di kiri itu menolak pemberian itu dan suruh aku masukin barang2 itu ke bag yang aku bawa. Aku tanya kenapa, dia masih nyerocos suru ambil dan bawa balik terus. Akhirnya aku tatap matanya dan tanya lagi "Why?" baru dia jawab kalo dia tuh too old. Aku jawab gag ada seorang pun yg too old. Lagian itu gift free for everyone including her. Dia masih tetap nolak, akhirnya aku panggil anak-anak dan lainnya buat masuk kamar, aku minta mereka menyanyi di dalam, masuklah berame-rame dan si nenek di sebelah kanan tiba-tiba menghitung jumlah kami satu persatu dan ngoceh-ngoceh dengan gembiranya, otomatis banyak orang yang perhatiannya ke nenek di kanan itu. Aku memutuskan untuk duduk di sebelah nenek di kiri dan ikut tepuk tangan sementara anak-anak nyanyi tapi setelah selesai mood si nenek gag berubah, orang-orang pun pada keluar karena waktu kami gag banyak untuk menghibur ke kamar-kamar lain.

Aku pun berjongkok di depan si nenek di kiri itu dan pegang tangannya lalu ajak bicara, tao-tao di nenek suruh aku ke sebelah alias ke nenek di kanan. Otomatis aku bilang "Don't worry about her, I'm here for you" sambil menunjukkan kalo aku perhatiannya cuma ke dia seorang. Ekspresi mukanya tiba-tiba berubah dan dia tersenyum pertama kalinya di depanku. Lalu mulailah kami mengoceh tentang baju wool dia dan pas aku tanyain "God Loves you, do you believe that?" Dia lagi-lagi tersenyum dan bilang yes lalu kami pun bercakap-cakap lagi. Pas mau pulang dia masih menolak cross kecil itu dan aku bilang ke dia, kalo dia simpan tuh cross, kami pasti balik lagi suatu saat. Tiba-tiba dia buka lacinya dan simpan tuh cross ke dalam-dalamnya lacinya, aku sempat kaget atas reaksinya menerima cross itu. Aku pun say goodbye dan pulang bersama-sama anak-anak lain. Ternyata dari awal kunjungan Marleen cs, si nenek pun selalu nolak gift apapun yang dikasi. Ternyata persoalaannya kekecewaan terhadap perhatian orang-orang ke temannya yg di kanan yg selalu ceria toh?

Moral story? Hati-hati bikin janji hihihi... gag ding, aku lage mempratekkan bukunya Dale Carnegie yang salah satu poinnya "make other people feel important" jadi orang yang di bikin merasa special itu bisa merasa kalo dia tuh ada yang bisa dibanggain dan merasa dihargai. Ceritanya tentang buku ini dan supervisor aku nanti aku lanjutin.
 
posted by Lilia at 5:54 pm | Permalink |


6 Comments:


At Friday, April 06, 2007 12:11:00 pm, Anonymous Anonymous

Dear Lili,
kamu ngajar sekolah minggu? wah aku pengen baca buku yang kamu suggest itu, make someone important...tat's a very good act. but i supposed quite difficult to do. Kalo phantom dateng ke aussie kamu harus nonton yah....bagus banget.

yuliana
http://sinarta.com

 

At Sunday, April 08, 2007 4:20:00 am, Blogger MissAmethyst

dulu pas aku smp juga gitu, berasa ortu krg perhatiin jadinya tiap mereka nyari aku, aku bilang suruh merhatiin dd ku aja, pdhl dalem hati meraung2 kalo mereka jadi bener2 perhatiin.

the answer u gave her sure made her day, or maybe her months lol

have a great easter lilia

 

At Monday, April 09, 2007 6:44:00 pm, Blogger Yenny Lesly

waduh salut aku ama kamu. Keep the spirit ya ! :)

 

At Monday, April 09, 2007 6:46:00 pm, Blogger Yenny Lesly

Oia say, lupa, met paskah ya :)

 

At Tuesday, April 10, 2007 7:42:00 pm, Blogger Linx

li, met paskah ya say:) semoga damai menaungi dirimu selalu:)
satu kalimat buat kamu.... Bangga!!:)

 

At Wednesday, April 11, 2007 8:49:00 pm, Anonymous Anonymous

duh Lil sampai netesin airmata, saking terharunya sama kegiatan mulia yang dilakukan olehmu dkk...

tersentuh juga hatiku buat kegiatan begitu,:))

beve