Thursday, December 22, 2005
Riot in Sydney and the Beaches Within
Mungkin sudah banyak yang di Indo yang mendengar kabar ada kerusuhan di Sydney. Terjadinya di sekitar pantai2 Cronulla, Bondi dan Brighton Le-Sand. Kerusuhan ini cuma terjadi sekitar 3 malam. Kenapa terjadi kerusuhan seperti ini? Dari berita2 dan interviews penduduk lokal, katanya dimulai dengan peristiwa adanya insult alias ejekan2 yang dimulai oleh beberapa grup remaja yang sering nongkrong di Cronulla Beach. Grup-grup remaja ini, menurut berita adalah keturunan dari negara tertentu yang memang biasa ngumpul2 dan sok akting. Tapi engga semua remaja dari negara tersebut bersikap demikian. Grup remaja yang di kelompok ini bersikap sok berani bila berada dalam perkumpulannya alias bila hanya bersama teman2nya karena mereka menganggap sikap demikian keliatan 'cool'. Mereka juga suka naik mobil dan menyetel tape keras2, mempermak mobil2nya supaya keliatan mewah, suara speaker sekencang2nya dan knalpot dibuat menderu2 kencang. Mereka juga suka berteriak2 ke teman2nya yang berada di mobil dekatnya baik ketika sedang berhenti di lampu merah maupun sedang mengemudi.


Ejekan2 dari grup2 remaja ini pada mulanya diacuhkan oleh orang2 yang berkunjung ke beach, tapi lama kelamaan mulai ada yang ga bisa acuh lagi. Kata penduduk setempat di sekitar pantai, hal ini sudah berlangsung lama. Puncaknya pada saat dua orang dari kelompok remaja tersebut tiba-tiba meninju salah satu Lifesavers alias pengawas pantai. Para lifesavers di Aussie umumnya sangat dihormati oleh orang2 Aussie. Hal ini dikarenakan mereka dilatih sedari kecil atau remaja dan bekerja mengawasi pantai secara sukarela dan bergiliran. Engga terhitung berapa banyak nyawa yang diselamatkan para pekerja sukarela ini. Para Lifesavers ini sudah menjadi bagian dari culture atau kebudayaan Aussie. Setelah pemukulan tersebut, ditambah lagi berita dari media (yes, you hear it right). Media yang menyebut asal muasal negara tersebut lalu disebut juga negara TT dan ditambah lagi kejengkelan para pengunjung beaches dan warga sekitar beaches ini, kemarahan katanya sudah mencapai puncak tak tertahankan. Ditambah lagi ternyata ada yang mengompori, yakni orang2 'white supremacist' alias orang2 yang mendukung keyakinan Hitler alias pandangan kulit putih yang unggul, jadilah kerusuhan yang berlarut2 selama berapa hari. Tidak kalah pula, orang2 TT ikut membalas dengan menghancurkan kaca2 mobil2 dan toko2, membakar tempat ibadah, juga menusuk orang tua yang melindungi seorang anak gadis yang kebetulan lewat daerah tersebut dan diejek2 serta diancam mau dikerjain. Media juga melaporkan setiap detil2 yang terjadi yang membuat semua makin panas. Akhirnya kesabaran Premier NSW sudah sampai puncak dan dia mengeluarkan power buat polisi, menambah banyaknya polisi sampai berlipat2 dan para polisi menangkap baik yang dari grup remaja tersebut maupun yang diduga white supremacist. Polisi engga pandang bulu, yang diduga terlibat dan terbukti ditangkap tanpa melihat golongan mana. Polisi bersikap adil, mereka bahkan terluka melindungi orang dari TT yang dikeroyok kelompok remaja2 bule. Juga orang2 dari TT ditangkap karena membawa senjata di Cronulla dan Brighton Le-Sand. Akhirnya kerusuhan reda setelah beratus2 polisi diturunkan untuk mengawasi pantai2 di Sydney dan NSW. Kemudian pihak lifesavers dan remaja Aussie menguturkan permintaan maaf ke community TT dan berjanji engga akan ada yang turun ke jalan lagi buat kerusuhan. Setelah tenang sehari, polisi menemukan bukti2 dan menangkapi orang2 'white supremacist' dan beberapa orang dari TT yang masi nekat mau melanjutkan kerusuhan. Dari sini baru terungkap adanya gerakan bawah tanah white supremacist yang mengompori kerusuhan minggu lalu. Ini semua adalah yang saya dapat dari membaca beberapa berita dan sumber. However, I haven't heard any from grup remaja tersebut yang memukul lifesavers meminta maaf ke lifesavers tersebut. Or maybe I missed the news? Juga engga disebut kenapa remaja tersebut meninju sang lifesaver di Cronulla.



My opinion? The beaches are for everyone, daripada ngumpul2 ga jelas atau saling mengejek, kenapa engga easy going aja? Seperti orang Aussie pada umumnya, cuek dan nikmatilah pantai2 yang indah ini. Daripada berkumpul dan bertingkah 'cool' kenapa engga beli dan minum coca-cola dingin, kan sama2 cool, hihihihi...



Anyway, tingkah laku yang menganggap mengganggu orang lain itu adalah 'cool' itu adalah yang engga bisa saya terima. Itu pergaulan atau perkumpulan yang salah. Mengakui kesalahan dan meminta maaf adalah 'cool' di mata saya karena engga semua orang sanggup merendahkan diri dan mengakui kesalahan. Meninggikan diri adalah mudah, tapi sanggupkah mereka mengakui kesalahan dan memperbaiki diri?



Sikap dari white supremacist juga engga bisa diterima, selain ajaran yang mengagungkan maupun mendewakan garis keturunan sendiri, ajaran ini juga menolak kenyataan adanya bangsa lain yang sama2 menghuni bumi ini. Justru perbedaanlah yang memperkaya kita semua. Sikap bisa menerima perbedaan dan toleransi adalah sikap yang 'cool', pada intinya semua manusia berbeda, bahkan suami-istri serta kakak-adik adalah individu yang berbeda.



Sikap yang mengamuk atas pemukulan dan ejekan2 yang terlontar yang dilampiaskan dengan pemukulan atau secara fisik juga engga bisa diterima. Remaja2 Aussie itu juga salah dengan meneriakkan2 slogan Aussie seolah2 dengan jelas mereka hendak membedakan diri dengan kelompok keturunan dari negara TT.



Anyway, nikmati saja foto2 pantai yang saya taro salah satu foto kecil dari Cronulla Beach dan beberapa links foto2 famous beaches in Sydney and Wollongong ukuran medium dibawah ini :)


Cronulla II
Cronulla III
Bondi Beach
Brighton Le-Sand I
Brighton Le-Sand II
Wollongong I
Wollongong II

Image hosted by Photobucket.com
 
posted by Lilia at 10:15 pm | Permalink | 3 comments